Sunday, December 27, 2015

Kerang Mutiara atau Kerang Rebus

Mengapa masih banyak yang mengeluh ketika menjumpai cobaan yang diberikan oleh Tuhan, karena sebagian dari kita belum mengetahui bahwa ada hal yang indah di balik sebuah masalah atau cobaan yang diberikan Tuhan. Tergantung bagaimana kita menyikapi semua itu.

Hidup adalah ujian, ujian menjadikan kita kuat dan menjadi yang terbaik. Ketika kita sekolah kita selalu diberikan soal-soal ujian diakhir semester bukan ? kemudian hasil ujian kita menentukan naik kelas atau tidak. Jika kita mampu menjawab soal-soal dengan benar dan baik maka nilai raport kita akan bagus dan kita akan naik kelas. Tentunya soal-soal yang diberikan adalah materi yang sudah kita pelajari, tergantung kita apakah kita bekerja keras dengan belajar lebih giat agar mampu menjawab soal-soal yang diberikan? Atau hanya banyak mengeluh, menyontek, tidak belajar dan hal-hal negatif lainnya.

Thursday, December 17, 2015

Menciptakan Goal yang Abadi

Jum'at, 18 Desember 2015
Didalam permainan sepak bola, tujuan para pemain tak lain hanya ingin memasukkan bola kedalam gawang atau nge-Goals sebanyak-banyak mungkin, lalu supporter berteriak yeeee goals. Karena dengan menciptakan goal tim mereka akan mendapatkan poin dan nama yang baik untuk tim.

Hey, tentu saja memasukkan bola kedalam gawang tidak semudah yang kita lihat sebagai penonton. Pemain bekerja keras, dan persiapannya pun membutuhkan waktu yang lama. Bukan hanya kerja keras saat dilapangan menghadapi lawan, namun persiapan ketika mereka latihan, kemenangan mereka membutuhkan persiapan. Yaps tujuan mereka hanya ingin menjadi pemenang sejati dengan menciptakan goal sebanyak-banyaknya. Kalau mereka tanpa tujuan, lantas untuk apa mereka bermain? Susah payah merebut bola kesana-kemari kalo mereka gak punya tujuan?

Sunday, December 13, 2015

Belajar Lagi, Belajar Dulu, Belajar Terusss

Kepahiang, 13 Desember 2015.
Tim
Apakah mimpi itu hanya sekedar angan-angan belaka? kemudian ada sebagian yang menuliskan impian-impian itu, dan terus berusaha mewujudkannya. Berawal dari angan-angan yang kuat, yah semua berawal dari mimpi.
Sejak masuk kuliah yang gak mengerti apa-apa, hanya membuat beberapa daftar impian setelah mengikuti sebuah seminar. Alhamdulillah satu per satu kertas yang bertuliskan beberapa impian pada saat itu hari demi hari membuat gerak pena untuk mencontrengnya, bahwa impian yang tidak mungkin terjadi itu sekarang bisa terwujud.
Terimakasih untuk tuhanku Allah Swt yang telah memberikan kemudahan, memberikan kebahagiaan hingga aku bisa terus melangkah, meski langkah yang kecil tapi selalu merasakan ada perubahan yang lebih baik dari diriku sebelumnya. untuk Ibu dan Ayah do’a kalian adalah faktor utama Allah meridhoi setiap langkahku.
Hari ini, minggu kedua di penghujung tahun 2015 pertama kali saya tampil memberikan motivasi kepada 300 lebih peserta yang ada di kabupaten Kepahiang. Pengalaman yang luaarr biasa, meski masih sedikit gerogi dan ada beberapa hal yang harus diperbaiki, aku takkan pernah lelah untuk belajar untuk menjadi yang lebih baik dari diriku sebelumnya.  terus tumbu, belajar, dan mengajarkannya.

Friday, December 11, 2015

Tentang Hujan

Sabtu, 5 Desember 2015

“kita main ke pantai aja yuk” ajakan antusias Rein.
“hayuuk !!!” dengan semangat Nae menjawab.
(awan mulai hitam, rintik-rintik halus hujan mulai turun)
“tapi mau hujan Nae, masih mau pergi” Rein mengadakan tangannya.
“gak apa-apa, kan tambah seru  bisa main hujan”  Nae tambah semangat kalo  hujan datang.
“its, okay” Rein menjawab dengan biasa.
(Rein tidak menyukai hujan, bahkan ia benci dengan hujan. Kalo hujan datang Rein mending tidur pulas dari pada harus menatap rintik-rintik hujan. Apalagi harus main hujan.. oh No !!)
***

Hari ini aku banyak sekali menemukan wejangan kebaikan, boleh jujur ? boleh gak nih ? boleh aja yaa? Hehe. tokoh Rein diatas adalah saya. Gak suka hujan bukan berarti gak mau hujan turun ke bumi, bukan !! saya lebih memilih diam dirumah, baca buku, dengar lagu, mengaji, atau tidur nyenyak dari pada harus bermain dengan hujan. Kalo bisa jangan sampai basah kena air hujan hehe.

Well, jangan ikutin ajaran yang sesat ini. Hujan adalah anugerah dari yang Maha Kuasa Allah SWT, bahkan ada doa khusus ketika turun hujan yang berbunyi “allahumma shayyiban nafi’an” yang artinya “ ya Allah jadikanlah hujan ini hujan yang bermanfaat”. Turunnya hujan ke bumi memberikan banyak manfaat, seperti menyuburkan tanaman, menyiram bumi yang kering kerontang, setidaknya dengan turun hujan bumi menjadi fresh lagi.

Ketika kita tahu bahwa yang kita pikirkan itu salah, yuk berubah ! nah yang dulunya saya nggak suka hujan bahkan sering mengatakan benci dengan hujan, itu salah ya ! suka nggak suka kita harus bersyukur, karena hujan merupakan nikmat. Buktinya banyak orang –orang yang memerlukan hujan untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka, petani misalnya sangat merindukan hujan untuk menyirami tanaman sayuran mereka, padi yang memerlukan banyak air, dan hal-hal lain.

Kini, menganggap hujan dengan bahasa yang biasa-biasa saja, tidak membenci dan tidak juga terlalu menyukai. Karena saya juga memerlukan hujan hadir ke bumi ini.
Terimakasih untuk Emme, hari ini sudah banyak mengajarkan hal-hal istimewa untukku. Semoga selalu bahagia ya mee, maaf selama ini banyak buat kesal. Tetaplah menjadi Emme yang baik hati. Salam sayang dari Ammah..


Semoga bisa sharing lagi di lain waktu ya…