Senin, 28 Desember 2015

Kerang Mutiara atau Kerang Rebus

Mengapa masih banyak yang mengeluh ketika menjumpai cobaan yang diberikan oleh Tuhan, karena sebagian dari kita belum mengetahui bahwa ada hal yang indah di balik sebuah masalah atau cobaan yang diberikan Tuhan. Tergantung bagaimana kita menyikapi semua itu.

Hidup adalah ujian, ujian menjadikan kita kuat dan menjadi yang terbaik. Ketika kita sekolah kita selalu diberikan soal-soal ujian diakhir semester bukan ? kemudian hasil ujian kita menentukan naik kelas atau tidak. Jika kita mampu menjawab soal-soal dengan benar dan baik maka nilai raport kita akan bagus dan kita akan naik kelas. Tentunya soal-soal yang diberikan adalah materi yang sudah kita pelajari, tergantung kita apakah kita bekerja keras dengan belajar lebih giat agar mampu menjawab soal-soal yang diberikan? Atau hanya banyak mengeluh, menyontek, tidak belajar dan hal-hal negatif lainnya.


Sama halnya dengan ujian dalam kehidupan, ujian yang diberikan semata-mata untuk menaikkan level kelas kita. Jika kita tetap bersabar, berusaha, dan bertahan banyak hal yang kita pelajari dibalik ujian  yang diberikan  untuk perbaikan di masa depan hingga kita bisa lebih baik dari sebelumnya.
Hmmm, perrnah mendengar cerita Kerang? Apa sih Kerang? Hewan? Atau Tumbuhan? Hehe. nah Kerang ini merupakan hewan yang termasuk kedalam kelas molusca (Biologi) satu kelas dengan siput. Lantas cerita dari Kerang apa ya ? penasaran kan….

Cekidot…….
Jangan lupa baca bismillah yah !!!

Ketika kerang muda mencari makan, ia akan membuka penutup badannya, buka… tutup…. buka…. tutup. Nah, saat terbuka itulah ada pasir yang masuk kedalam tubuh kerang. Sang kerang pun menangis kesakitan sambil memanggil-manggil ibunya “ Bu, sakit bu… ada pasir masuk ke tubuhku”. Sang ibu menjawab “Sabar ya Nak, jangan pedulikan sakit itu. Bila perlu, berikan kebaikan kepada sang pasir yang telah menyakitimu itu” .

Kerang muda pun menuruti perintah ibunya, ia menangis. Tapi air matanya digunakan untuk membungkus pasir yang masuk kedalam tubuhnya, hal ini terus-menerus ia lakukan. Dengan baliran air mata itu rasa sakitnya perlahan berkurang bahkan hilang sama sekali.

Beberapa waktu kemudian, kerang itu dipanen. Kerang yang ada pasirnya dipisahkan dengan yang tidak ada pasirnya. Kerang yang tak berpasir dijual obral di pinggir jalan menjadi “Kerang Rebus” sedangkan kerang yang berpasir dijual dengan harga puluhan bahkan ratusan kali lipat. Mengapa bisa demikian ? karena pasir yang ada didalam kerang itu telah berubah menjadi Mutiara, yaaaaah…. Butiran pasir itu telah diubah oleh kerang menjadi Mutiara.

Well, sekarang pilihan ada di tangan kita ! Kita mau menjadi Kerang Mutiara atau Kerang Rebus. Karena hidup adalah pilihan, dan pilihan itu ada ditangan kita. Kalau saya tentu memilih menjadi Kerang Mutiara. How about you ?

0 komentar:

Posting Komentar

ditunggu kritik dan sarannya ya,

 

diarypopi.com Template by Ipietoon Cute Blog Design