Selasa, 09 Februari 2016

Ini Cerita PPLku, Happines !


Haii, Terimakasih sudah berkenan mampir ditulisan yang sederhana ini.

Kali ini saya mau berbagi cerita tentang pengalaman selama menjadi Guru PPL di SMA 4 Kota Bengkulu. Mungkin terlihat curhat, tapi banyak sekali ilmu yang bisa saya ambil selama saya mengabdi disana.

Setiap orang yang melanjutkan kuliah dibidang pendidikan tentu akan menjumpai masa belajar langsung menjadi seorang Guru yang professional. Yah masa itu disebut Praktik Pengalaman Lapangan (PPL).

Awalnya berat, berat sekali setelah tahu bahwa saya ditempatkan di sekolah yang jaraknya lumayan jauh dari tempat saya tinggal. Tapi saya tetap menerimanya meski saat itu sedikit dongkol.

Selama lebih kurang lima bulan saya dan teman seangkatan melaksanakan PPL, dan sekolah tempat saya ditugaskan adalah termasuk sekolah favorite yang memiliki kedisiplinan yang tinggi. Huuaa disiplin itu penting teman-teman. Setiap hari kecuali minggu yah, harus sudah tiba di sekolah sebelum jam 07.15 wib . kalo telat kita gak dibolehin masuk dan nunggu sampe jam 08.00 wib. Alhamdulillah saya pernah terlambat satu kali selama lima bulan *hehe. sekolah ini pulang pukul 15.00 wib untuk hari senin dan selasa. Rabu-kamis pulangnya pukul 14.15 wib.

Saya mendapatkan lima kelas mengajar selama satu minggu artinya saya mengajar sepuluh kali dalam satu minggu (20 jam). Sempat down, sering ngeluh, suka nangis sendirian *eh, setiap hari bolak balik sekolah dan kampus yang masih memiliki 9 mata kuliah 24 SKS, tapi selalu ada seseorang yang mendorong semangat saya untuk selalu kuat dan bangkit “sabar nak, Allah berikan cobaan pasti orang itu bisa melewatinya, nah Ibu yakin anak gadis ibu pasti bisaaaa”. Yah, Ibu sosok yang memiliki kesabaran yang luar biasa yang belum bisa aku tiru kesabarannya itu. I love you Ibu !

Nah, yang saya suka dari sekolah ini adalah selalu mengajarkan anak-anak dan guru untuk melaksanakan ibadah sholat tepat waktu. Setiap pagi dilaksanakan sholat dhuha berjamaah dimasjid sekolah sebelum kegiatan KBM berjalan, sholat zuhur berjamaah dimasjid sekolah, dan untuk hari jum’at siswa (laki-laki) sholat jum’at di dimasjid sekolah dan disusul oleh siswi untuk sholat jum’at. Tentunya para guru yang lebih mencontohkan.

Anak-anak memang harus dilatih untuk tetap istqomah menjalankan perintah-Nya. Sekolah adalah tempat mereka mencari ilmu dan sebagai tempat pembentukan karakter mereka. Dan prestasi akademik tanpa adanya kedekatan dengan Sang Pencipta hanyalah sia-sia. Islamlah yang menjadikan penduduk negeri ini menjadi indah. Untuk para guru sembari mengajar diwajibkan untuk kita menyampaikan hal-hal kebaikan yang telah tertuliskan didalam al-qur’an dan sunnah yang kita sampaikan dengan bahasa mereka agar mereka lebih mudah memahami. Pelan-pelan anak-anak negeri ini kita giring untuk mengikuti jejak-jejak pemimpin  dunia yang mulia di mata Allah.

Pengalaman selama menjadi Guru PPL di SMA 4 Kota Bengkulu, adalah pengalaman yang menjadi sejarah didalam hidup saya. Asam-manis-pahit saya terima dengan lapang dada, tapi yakinlah buah kesabaran akan menghilangkan rasa-rasa yang tidak enak itu. Saya banyak mendapatkan keluarga baru, adik-adik, dan saudara. Selain ilmu saya merasa bahagia karena bisa hadir dikehidupan mereka.


Ini yang membuat saya tetap betah berada disekolah, karena ada mereka. mereka perlu bimbingan dan kasih sayang dari orang-orang yang mereka anggap Guru, Kakak, dan Orang yang mampu mengayomi mereka. terkadang saya harus masuk kedunia mereka agar saya tahu bagaimana keseharian mereka dan meluruskan ketika mereka salah.

Salam, Perindu Pagi.
Selasa.09.02.2016

0 komentar:

Posting Komentar

ditunggu kritik dan sarannya ya,

 

diarypopi.com Template by Ipietoon Cute Blog Design