Jumat, 25 Maret 2016

Kebiasaan Orang Kaya


Adakah yang mau menjadi orang kaya? Saya sudah tau jawabannya pasti semua orang ingin kaya. Sejauh mata memandang orang berusaha keras di dunia ini salah satu tujuannya untuk kaya. Betul apa betul ?

Hidup ini tentang sebuah pilihan, pilih kaya atau miskin ada di tangan insan itu sendiri. Namun jangan pernah lupa bahwa kaya hati dan iman akan lebih baik dari pada hanya kaya harta semata. Dan jauuuuuh lebih baik jika memiliki keduanya. Sepakat ? yesss setuju !!

Namun, kebanyakan dari kita hanya fokus kepada bagaimana cara agar menjadi orang kaya? Tetapi tidak mau mengetahui apa saja kebiasaan orang kaya ?

Berikut ada beberapa kebiasaan orang kaya atau orang sukses, menurut riset dan kajian yang dilakukan oleh para peneliti. Mungkin bisa membantu jalan kita untuk menuju sukses.



Orang Kaya Menonton TV Kurang dari Satu Jam Sehari
Bagaimana dengan kita? Apakah waktu yang kita punya setiap hari hanya kita habiskan untuk berada didepan TV ? terkadang apa yang kita tonton tidak membawa manfaat apa-apa untuk kita. Apalagi (maaf) program-program televisi di Indonesia banyak menyugguhkan tontonan yang kurang mendidik. Perlu pengawasan yang ketat untuk anak-anak agar tidak salah tontonan. Karena mereka adalah asset, jangan sampai anak-anak Indonesia krisis ilmu pengetahuan, akhlak, dan spiritualitas.
Menurut penelitian orang sukses tidak menyukai acara reality show di TV. Hanya 6% orang kaya yang menonton reality show, sementara 76% orang miskin menonton acara ini.

Orang Kaya Lebih Suka Baca Buku Dari Pada Menonton TV
Orang kaya sangat mencintai buku, mereka membaca buku untuk meningkatkan kualitas diri. Orang kaya rata-rata membaca buku minimal 30 menit sehari. Sementara orang miskin hanya melakukannya 2% saja.

KEEP SMILE
Menjaga Senyum. Ini adalah kebiasaan yang paling sederhana tapi kebanyakan orang mengabaikannya. Bagi orang sukses senyum lebih membuat mereka bahagia dan menikmati kesuksesannya. Sangat disayangkan kalau enggan untuk tersenyum. Misalnya, missal ya. Sudah miskin mahal senyum lagi. Kan rugi besar ya? Yess, mulai dari sekarang jangan bahagia baru mau tersenyum, tapi tersenyumlah maka hatimu akan bahagia.

Membangun Persahabatan
Orang kaya ternyata tidak hanya sibuk kerja, kerja, dan kerja. Tetapi mereka juga disibukkan dengan membangun pershabatan dengan orang lain. Mereka menyediakan waktu untuk bersilahturrahim dengan banyak orang, tidak hanya sibuk berbisnis atau bekerja saja. Sementara orang miskin sibuk tetapi hasilnya tidak memuaskan.

Meningkatkan Skill
Orang sukses biasanya sudah memiliki keahlian dibidangnya, namun mereka tidak berhenti belajar. Mereka memiliki banyak guru, tempat belajarnya dimana-mana,  dan mereka adalah pembelajar sejati. Biasanya orang-orang yang semakin sukses juga mau belajar dengan sesama bahkan mengajarkannya kepada orang lain.

Selalu Bangun Pagi dan Dekat dengan Tuhan.
Ini tambahan dari saya ya. Setelah saya amati dengan seksama orang sukses itu bangun tidurnya selalu pagi, entah apa alasan mereka, tapi mereka selalu memberi tips agar tidur lebih awal dan bangun dipenghujung malam menjelang pagi seperti yang dilakukan oleh Rasulullah. Bangun pagi memiliki dampak yang rruuaaar biasa. Nggak percaya ? silahkan dicoba dan istiqomah ya.

Terakhir kedekatan mereka dengan Tuhan adalah menjadi kunci utama kesuksesan orang-orang sukses. Mereka hanya berharap kepada yang menciptakan. Mereka selalu yakin bahwa Tuhan selalu memberikan yang terbaik oleh karena itu tugas mereka memberikan yang terbaik.

Adakah yang ingin menjadi orang kaya ? angkat tangannya dan katakan “SAYA” hehe (flashback ketika seminar)

Semua orang ingin kaya dan sukses, oleh sebab itu jangan melihat kayanya. Tapi ikuti kebiasaannya. Kebiasaan yang baik akan membawa kita menjadi orang yang kaya. Kaya hati, kaya iman, dan kaya harta. Selamat mencoba !

*diatas hanya sebagian dari kebiasaan orang kaya, selebihnya silahkan tambahkan sendiri ya.


Bengkulu, 25 Maret 2016.

2 komentar:

  1. 17 perbedaan cara berpikir, kebiasaan, sikap, tindakan orang kaya dan orang miskin.
    1.Orang kaya percaya ‘sayalah yang menentukan hidup saya’. Orang miskin percaya ‘orang atau pihak lain yang menentukan nasib saya’.
    2.Orang kaya memainkan permainan uang untuk menang. Orang miskin memainkan permainan uang agar tidak kalah.
    3.Orang kaya berkomitmen untuk menjadi kaya. Orang miskin ingin menjadi kaya.
    4.Orang kaya berpikir besar. Orang miskin berpikir kecil.
    5.Orang kaya fokus pada peluang. Orang miskin fokus pada masalah / hambatan.
    6.Orang kaya mengagumi orang kaya dan sukses lainnya. Orang miskin membenci orang kaya dan sukses.
    7.Orang kaya bergaul dengan orang-orang positif dan orang-orang sukses. Orang miskin bergaul dengan orang-orang negatif dan orang-orang yang gagal.
    8.Orang kaya mempromosikan diri mereka sendiri dan nilai-nilai mereka. Orang miskin tidak suka mempromosikan diri mereka dan nilai-nilai mereka.
    9.Orang kaya lebih besar dari masalah mereka. Orang miskin lebih kecil dari masalah mereka.
    10.Orang kaya adalah penerima yang sangat baik. Orang miskin adalah penerima yang buruk.
    11.Orang kaya memilih dibayar berdasarkan hasil. Orang-orang miskin memilih dibayar berdasarkan waktu.
    12.Orang kaya berpikir ‘keduanya’. Orang miskin berpikir ‘ini atau itu’ / ‘salah satu’.
    13.Orang kaya fokus pada kekayaan bersih mereka. Orang miskin fokus pada pendapatan mereka.
    14.Orang kaya mengelola uang mereka dengan baik. Orang miskin mengelola uang mereka dengan buruk.
    15.Orang kaya membiarkan uang bekerja untuk mereka. Orang miskin bekerja untuk uang.
    16.Orang kaya mengambil tindakan bahkan ketika mereka merasa takut. Orang miskin membiarkan diri mereka dihentikan oleh rasa takut.
    17.Orang-orang kaya belajar dan bertumbuh sepanjang waktu. Orang miskin berpikir mereka sudah tahu segalanya.

    BalasHapus
  2. Semoga kebiasan ini melekat pada kita semua, aamiin

    BalasHapus

ditunggu kritik dan sarannya ya,

 

diarypopi.com Template by Ipietoon Cute Blog Design