Monday, June 27, 2016

Sebenarnya, Tidak 'Semenakutkan' itu (Skripsi) !

Haloo mahasiswa generasi penerus bangsa, yang sedang berjuang mengambil toga demi membahagiakan kedua orang tua. Yang menjadi salah satu perjuangan untuk menjadi kebanggaan keluarga, sebenarnya masih banyak lagi yang harus kita laukakan untuk membahagiakan kedua orang tua. Dan menyelesaikan studi adalah salah satunya.

Dears, Mahasiswa tingkat akhir yang sedang bercengkrama dengan skrips….sstt eh maksudnya skripsi. Jangan takut dengan kebanyakan orang yang mengatakan bahwa tugas akhir alias skripsi itu adalah hal yang paling menakutkan seperti : mendapat dosen pembimbing yang killer, skripsi yang selalu dicoret-coret, susahnya bertemu dosen pembimbing, di PHP-in, bahkan skripsi kita tidak dilirik sama sekali. Huuuh sepertinya kalo dengar cerita kakak-kakak tingkat skripsi itu menakutkan sekali ya.

Yap, sama ketika saya berada difase itu. Sugesti saya mantap banget kalo nulis skripsi itu susah dan mengerikan. Dan faktanya tidak demikian, justru diri kita lah yang menakuti diri kita sendiri.
Saya berani bilang sebenarnya skrispi itu tidak ‘semengerikan’ yang mereka bilang, karena saya sudah melewati fase itu. Yang ada justru diri kita sendiri yang menjadikan hal itu menjadi seperti hantu. *sereemmm
Skripsweet :D

Saturday, June 25, 2016

Bener Gak Sih, Ada yang Namanya Dosen Killer ?


Pernah gak sih saat sekolah atau kuliah ketemu sama dosen yang punya icon Killer (Ngerii) ? pasti kebanyakan dari kita pernah ketemu sama dosen yang terkenal killer dikalangan siswanya atau mahasiswa. Sebenarnya kenapa sih kok bisa guru/dosen dapat gelar seperti itu ?

Ini dia jawaban dari beberapa mahasiswa : 
“bagi saya dosen Killer itu kalo ngasih tugas bejibun, pengen tugas yang sempurna, kalo salah kita dibully, kadang marah-marah gak jelas” (kata saya, waktu saya masih awal-awal kuliah) hehe

“Yang PHP, Janjian siang. Udah ditunggu dari tadi pagi. Terus dengan jutek bilang besok aja” ( Mahasiswa Fakultas Kesehatan UMB)

“Dosen Killer itu kayak sebuah tantangan, dimana ada rasa puas tersendiri, jika kita bisa lebih dekat dari pada mahasiswa yang lain” (Alumni Mahasiswa D2 Polsri)