Wednesday, July 20, 2016

Menikmati Panorama Gunung Dempo di 1820 Mdpl

Menghabiskan waktu dikampung halaman ketika liburan adalah hal yang paling dirindukan oleh anak rantau. Betul atau betul ? bersyukurlah hingga saat ini kita masih diberikan kesempatan untuk berjumpa dengan keluarga, saudara, dan teman-teman di kampuang halaman.

Nah, selesai lebaran kemarin di tahun ini 1437 H atau lebaran tahun 2016 ini saya banyak menghabiskan waktu libur di kampung halaman. Tepatnya di Desa. Tertap Kecamatan. Jarai Kabupaten Lahat provinsi Sumatera Selatan. Namun lokasi rumah saya berada didekat kaki gunung Dempo Kota Pagaralam. Yah kampungku memang rada-rada spesial gitu, lokasinya dekat kota Pagaralam tapi wilayahnya masuk ke kabupaten Lahat. Tapi kami biasa menyebutkan diri tinggal di Pagaralam karena dekatnya memang ke Kota Pagaralam.hehe

Selama semester delapan, saya memang suka bolak-balik main ke Perkebunan teh gunung Dempo, pasalnya penelitian skripsi saya mengambil lokasi disana. Namun hanya di ketinggian 1000 Mdpl. Diketinggian 1000 mdpl aja saya sudah merasa senang sekali, melihat hamparan teh menghijau menyejukkan mata, ditambah banyak tempat-tempat baru yang sengaja dibangun oleh pemerintah Kota Pagaralam. Seperti : Tangga 2001, Villa-Villa di tengah-tengah hamparan teh, tugu bunga terompet, masjid besar, pabrik teh, dan arena untuk bermain motor-motor gitu. Dulu waktu masih zaman sekolah hanya sesekali main ke sini, dan belum secantik sekarang.