Kamis, 21 Juli 2016

Menikmati Panorama Gunung Dempo di 1820 Mdpl

Menghabiskan waktu dikampung halaman ketika liburan adalah hal yang paling dirindukan oleh anak rantau. Betul atau betul ? bersyukurlah hingga saat ini kita masih diberikan kesempatan untuk berjumpa dengan keluarga, saudara, dan teman-teman di kampuang halaman.

Nah, selesai lebaran kemarin di tahun ini 1437 H atau lebaran tahun 2016 ini saya banyak menghabiskan waktu libur di kampung halaman. Tepatnya di Desa. Tertap Kecamatan. Jarai Kabupaten Lahat provinsi Sumatera Selatan. Namun lokasi rumah saya berada didekat kaki gunung Dempo Kota Pagaralam. Yah kampungku memang rada-rada spesial gitu, lokasinya dekat kota Pagaralam tapi wilayahnya masuk ke kabupaten Lahat. Tapi kami biasa menyebutkan diri tinggal di Pagaralam karena dekatnya memang ke Kota Pagaralam.hehe

Selama semester delapan, saya memang suka bolak-balik main ke Perkebunan teh gunung Dempo, pasalnya penelitian skripsi saya mengambil lokasi disana. Namun hanya di ketinggian 1000 Mdpl. Diketinggian 1000 mdpl aja saya sudah merasa senang sekali, melihat hamparan teh menghijau menyejukkan mata, ditambah banyak tempat-tempat baru yang sengaja dibangun oleh pemerintah Kota Pagaralam. Seperti : Tangga 2001, Villa-Villa di tengah-tengah hamparan teh, tugu bunga terompet, masjid besar, pabrik teh, dan arena untuk bermain motor-motor gitu. Dulu waktu masih zaman sekolah hanya sesekali main ke sini, dan belum secantik sekarang.


Ciptaan Tuhan itu memang Indah ya, sengaja mengajak teman-teman dari Bengkulu bermain ke Gunung Dempo, mungkin mereka bosan dengan pantai hehe, di Bengkulu kan terkenal dengan Pantai Panjangnya, mungkin teman-teman yang dari pantai butuh penyegaran mata langsung cus aja ke kebun teh Gunung Dempo lebih dekat dan bisa menikmati Bandungnya Sumatera (kata orang-orang).
Gunung Dempo memiliki luas lebih kurang 1437,984 hektar dan terbagi menjadi 5 Afdeling (tingkatan) setiap Afdeling memiliki luas lebih kurang 300 hektar. Duuh Luas banget kan ya ?

Afdeling 5 adalah tingkatan terakhir untuk perkebunan teh dengan ketinggian 1820 Mdpl. Nah disinilah titik terakhir adanya tumbuhan teh (Camellia sinensis L) *bahasalatinloh :D di Gunung Dempo, kalo udah naik ke atasnya lagi sudah hutan dan menjadi tempat pendakian masyarakat untuk melihat kawah-kawah gunung. Gunung Dempo memiliki ketinggian terakhir pada 3100 Mdpl.

Dari ketinggian 1820 Mdpl aja banyak yang netesin air mata melihat keindahan ciptaan Tuhan, betapa besarnya karunia Tuhan, rumah-rumah yang kita lihat dari sini hanya terlihat seperti semut-semut yang berbaris, nah apalagi manusia udah gak ada lagi bentuknya.


Bajunya beda-beda saking seringnya haha
Untuk teman-teman yang belum pernah menghirup segarnya udara di Gunung Dempo, mungkin bisa dibuat planing untuk liburan tahun depan, sekarang juga boleh :P

Sedikit cerita tentang libur pasca hari rayeee, teman-teman punya cerita juga ? boleh tinggalin linknya kita saling kunjungi yuukk…



0 komentar:

Posting Komentar

ditunggu kritik dan sarannya ya,

 

diarypopi.com Template by Ipietoon Cute Blog Design