Senin, 13 Februari 2017

Untukmu penyejuk jiwa bunda.


Maafkan aku jika hingga saat ini aku belum bisa membuatmu bahagia, belum bisa mewujudkan semua keinginanmu. Hanya bisa menasehati dan berbicara apa yang terbaik untukmu. Kau sangat berharga bagi kami, kehadiranmu didunia ini memberikan warna baru untuk kami. Yang tadi ruangan itu sepi, dengan hadirnya dirimu, rumah terasa lebih indah dan berwarna.

Engkau yang kecil dulu sangat kami rindukan, engkau yang selalu membuat kami tertawa dengan kelucuanmu, tingkahmu, ditambah parasmu yang lebih cantik membuat pemandangan itu terasa sejuk sekali saat memandang wajahmu.

Kau beranjak besar, hingga tubuhmu hampir sama sepertiku, pertumbuhanmu begitu cepat. Kau yang mungil dulu, sering aku gendong kemana-mana, rambutmu yang lurus dan hitam kulitmu yang putih membuat orang banyak bertanya kepadaku, siapa anak kecil ini? Cantik sekali, lucu sekali.

Jujur saja, aku rindu masa itu. Masa  saat kau masih bisa mendengar semua perkataanku. Kau masih setia minta tolong bantuanku. Ambil ini ambil itu, aku selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk mu.

Kini, kau semakin beranjak dewasa. Aku takut kau melupakan aku. Aku takut kau tak mau mendengarkan nasehatku lagi. Karena kau sudah jauh lebih pintar dariku, kau jauh lebih menarik dari pada aku. Tapi aku takkan pernah bisa cemburu kepadamu bahkan aku inginkan kau lebih dari aku, itu saja. Lebih baik, lebih bahagia, lebih cerdas, lebih berbakti, lebih mandiri, dan lebih solehah.

Kami yang menyayangimu tak meminta mu jadi orang yang hebat, karena bagi kami kau sudah hebat dik, Kami hanya inginkan dirimu bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik, menjadi sebaik-baiknya manusia.

Jangan buat air mata bunda mengalir di pipinya karena sedih ya? Bunda boleh menangis hanya untuk kebahagiaan. Itu saja. Tidak boleh ada yang membuat bunda menangis.

Yakinlah, bunda tidak menginginkan apa pun dari kita. Ia hanya menginginkan kita menjadi anak yang baik, kepada siapa pun. Menjadi anak yang taat pada Rabb-Nya.

Dimana pun kita berada, siapa pun kita. Hanya kita yang mampu membuat arah hidup kita menjadi lebih bermakna.

Kau adalah penyejuk jiwa Bunda, kau adalah harapan bunda. Jangan buat bunda menangis ya?
aku sanagat menyayangimu lebih dari apa pun, menyayangimu karena Allah.


Gadis-Kecilku-Tiara

1 komentar:

ditunggu kritik dan sarannya ya,

 

diarypopi.com Template by Ipietoon Cute Blog Design